Thriller Aksi Korea Picu Kontroversi Karena Dialognya

Thriller Aksi Korea Picu Kontroversi Karena Dialognya


Sebuah film Korea baru saat ini meraih kesuksesan box office, melampaui 1,2 juta penonton kumulatif hanya tiga hari setelah dirilis. Namun, hal tersebut memicu kontroversi terkait bahasa yang digunakan dalam film tersebut.

Menurut Dewan Film Koreasistem tiket terintegrasi pada tanggal 18 Juli, film Harapan menarik 594.811 penonton pada tanggal 17 saja. Hal ini membuat total penonton menjadi 1.220.519, memantapkan posisinya sebagai pemimpin box office.

Harapan 1

Harapan adalah film thriller aksi yang menggambarkan kisah Beom Seok (diperankan oleh Hwang Jung Min), kepala kantor lokal di Hopohang, yang berlokasi di Zona Demiliterisasi, yang mendengar dari pemuda setempat bahwa seekor harimau telah muncul dan menghadapi kenyataan yang sulit dipercaya.

Ketika film tersebut mencapai box office, kontroversi muncul seputar seringnya penggunaan kata makian “shibal” (setara dengan f*ck) dalam film tersebut. Beberapa penonton menunjukkan bahwa sumpah serapah terjadi secara berlebihan. Seorang netizen menganalisis bahwa kata “shibal” muncul 137 kali dalam film tersebut.

Sebagai tanggapan, direktur Na Hong Jin kata pada sesi tanya jawab dengan sutradara Bong Joon HoSeparuh dari kata-kata makian tersebut merupakan ad-lib yang dibuat oleh para aktor, dan separuh lainnya merupakan naskah.Dia menambahkan, “Meskipun sekitar 200 instance telah dihapus selama pascaproduksi, masih ada lebih dari seratus yang tersisa.

Na juga menyatakan, “Saya yakin arti kamus dari kata ini perlu diubah pada saat ini,” menjelaskan, “Umpatan dalam film berfungsi sebagai semacam seruan yang mengungkapkan berbagai kedalaman emosi sebagai aksen.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *